PONDOK NUNU
cerita ini bermula saat umurku telah memihak pada sang waktu.
menyuruh untuk mandiri,
dan saat itu aku mengenali tempatnya (.PONDOK NUNU)
sebuah rumah yang berlantai 2 tak begitu menarik, namun entah mengapa,PONDOK itu punya sensasi sendiri, . .
PONDOK yang kelihatan menyeramkan,di selimuti oleh rimbuan pohon besar,dan berayap.
ketika malam menyapa terdengar semua suara-suara serangga yang begitu menjengkelkan,gelap nan sunyi pula,sepertinya pondok ini cocok untuk perfilman RUMAH HANTU,ku gelengkan kepalaku,senyum miris "hmm mimpi apa saya tinggal di tempat macam ini "
satu dua kali kadang pikiranku mengarah u/kabur karena tak ada alasan untuk bertahan di tempat yang tak beres seperti ini.
saya tau PONDOK Itu ibarat uang logam yang punya 2 sisi berlawanan,sisi menguntungkan dan tak sedikit merugikannya,.
tapi,keutungannya sukar ditemukan ,namun yang sangat kunikmati adalah perjuangan atas kerugiannya.
- mengangkat air adalah aktivitas harian,bulanan,bahkan tahunan
- air ibarat berlian, yang susahnya bukan main .
- pekat,penat,panas adalah rutinitas hakiki yang harus dinikmati dalam ruang sempit 2 x 4
- tamu yang harus duduk jongkok,atau berdiri di depan teras,karena tak tersedianya fasilitas memadai untuk para boyfriend mereka yang cuma sekedar datang menyapa SANG TERKASIH
- wajah killer,sapaan pertama pemilik KOST adalah makanan bulanan saat terlambat bayar listrik
- sampah yang menumpuk entah dibuang kemana,.
- sebuah ronsokan pintu,yang dijadikan tempat duduk/nongkrong sepulang kuliah,cerita saana sini pandangan mengarah kejalan raya yang berdebu dan berpolusi. . .
- gantungan jemuran yang bertebaran ibarat penjual cakar di pasar terong.
- bangunannya yang tak profesional,membuatku kadang tersenyum ketika melihatnya dari kejauhan, :D
pertanyaan itu sering kali menkecamuk di benakku,apa sebenarnya yang membuatku bertahan di tempat rancu seperti ini ?
sepertinya aku tak punya alasan,mengapa aku masih bisa bertahan hingga detik ini.
mungkin AKU TELAH JATUH HATI PADA GUBUK DERITA yang digambarkan kawan-kawanku saat menyempatkan waktunya berkunjung di PONDOKANKU .
ibarat adam yang jatuh di pelukan hawa !!
AKU JATUH CINTA pada situasi GILA yang beda.
AKU JATUH HATI pada para Penghuni yang bisa menghidupkan suasana
AKU JATUH CINTA pada keamanan yang luar biasa,
Senior yang bersahabat,dan junior yang peduli.
MENURUT KU PONDOK NUNU adalah KAMPUNG YANG menghangatkan,menentramkan,damai serta bersahabat.
karena situasi damai kadang derita harian terlupakan sejenak. rutinitas MONOTON menjadi tak terasa.
capek karena tugas,bosan karena makalah,malas panas,tangan yang membesar akibat angkat air yang keseringan membuat kami merasa bahwa itulah bedanya GUBUK kami DEngan GUBUK KALIAN
aku mencintai tempatku karena inilah istanaku yang bermula sejak aku mengenal indahnya pertemuan dan kebersamaan.
aku jatuh cinta pada sistem yang ada didalamnya.
RUmah kedua yang indah dan damai.
gubuk ini ibarat surga yang memberi tumpangan kehangatan saat raga sudah tak sanggup memikul beban kuliah, tumpangan rebahan akan capeknya otok-otok karena aktivitas harian yang tak ada hentinya.
AKU MENCINTAI PONDOKKU KARENA INILAH ISTANA KAMI
"jalan terindah dari kehidupan adalah mensyukuri apa yang telah kita jalani setiap hari tampa ada penyesalan diri"
TAK ADA DERITA YANG ABADI
SYUKURI MAKA INDAH ADALAH HASIL YANG DITUAI !!!
TAK ADA DERITA YANG ABADI
SYUKURI MAKA INDAH ADALAH HASIL YANG DITUAI !!!









Tidak ada komentar:
Posting Komentar